Disperindag Bina Perajin Keripik Pisang

Kerjasama saling menguntungkan antar IKM perajin keripik pisang.

Pengumuman Pemenang Lomba Mewarna dan Melukis

Dalam Rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2014.

Peningkatan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Dilatarberlakangi oleh terbitnya Perbup tentang Jaminan Layanan Persalinan Anak, IMD, dan Pemberian ASI Eksklusif.
  • Sang Senior yang Masih Renyah Bersuara

    Sang Senior yang Masih Renyah Bersuara

    Bagi Anda yang berusia 50 tahun ke atas tentu masih ingat bahwa dalam dekade 70-an, di kota Tulungagung tercinta ini bertebaran radio swasta (non-RRI), yang dahulu dikenal sebagai radio amatir (radam). Ada Alpha Sierra sang pelopor, Rada Patma, Sriwijaya, AK27, Ratna, dll. Sederet penyiar idola yang lekat bagi pendengarnya ada Kak Awi (Asnawi), Eyang Prawiro Sumeleh (Bp. Darmo Suwarno), Mas Tango Alpha (Soedjarwo), Si Joko Umbaran, Cak Bowo, SdobelW (Suripto Worawari), Bang Hendro (Hendro Murnomo), Mbak Rini DS (Muharini), Mbak Monica, Mbak Alpha Sierra Tanggo India (Asti), Mbak Susi (Setyo Suswati), Mbak Wiwiet (mbak Widji), dll.

  • Kayuhan Harapan

    “Klek, klek, klek”. Bunyi sepeda yang selalu setia menemaniku kemanapun aku pergi, menyusuri jalan untuk meraih asaku. Sepeda mini pemberian ayah, saat aku masih duduk di bangku SMP. Memang sudah cukup tua usianya jika dibandingkan dengan usiaku sekarang. Suara sepeda seolah berkata bahwa ia telah renta, yang terkadang juga menyita perhatian orang yang ada di jalan. Tapi, semua itu tidak aku hiraukan. Aku tetap gigih mengayuh sepedaku. Bak berpacu dengan waktu, keringat yang bercucuranpun aku tepis dengan usapan tanganku.

  • Indahnya Jampersal Tak Lagi Dirasakan

    Itulah status Facebook dari seorang bidan bernama Lisa Wiratna Sari, yang sontak membuat penulis merasa tergelitik untuk menelusuri kabar kebenaran berita tersebut. Saat dikonfirmasi lewat inbox Facebook, Lisa begitu panggilan akrab bidan lulusan STIKES Tulungagung ini, membenarkan bahwa Jampersal kini sudah dihapus dan sudah tidak diberlakukan lagi. Kabar penghapusan Jampersal ini diamini oleh Lely Christina, bidan Desa Sobontoro. Bu Lely, begitu panggilan akrab bidan yang mempunyai dua anak ini, menjelaskan Jampersal telah tidak diberlakukan lagi sejak 1 Januari 2014.